Text
Ayah
Sejak kecil Sabari jatuh hati pada Marlena, gadis cantik pujaanya. Inilah awal mula semua kisah hebat ini.
Sabari, yang jago puisi adalah Isaac Newtonnya pelajaran Bahasa Indonesia. Dalam segala situasi, kemampuan berbahasa Sabari tidak boleh dipertanyakan.
Ketika ujian, Marlena mengambil kertas jawaban Sabari begitu saja dan menyalin semua jawabannya. Di sanalah mereka pertama kali bertemu. Sabari langsung terpana.
Masalahnya, Marlena sedikitpun tidak tertarik pada Sabari. Jangankan tertarik, justru dia jijik.
Hebatnya, Sabari tidak pernah menyerah. Dengan kemampuannya berpuisi dia selalu menciptakan kalimat-kalimat indah untuk pujaan hatinya itu.
| G06071P | 813 AND a | My Library (Rak 800) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain