Azab dan sengsara adalah novel tahun 1920 yang ditulis oleh Merari Siregar dan diterbitkan oleh Balai Pustaka, penerbit besar kala itu. Novel ini mengisahkan sepasang kekasih, Amiruddin dan Mariami…
Pijar sering kali dipanggil zombi oleh teman-temannya. Cewek itu dikenal misterius karena penampilannya yang seram, wajah datar, dan nggak pernah senyum. Banyak yang nggak mau berurusan dengannya, …
Tejun ke dunia entertainment punya konsekuensi berat. Itulah yang disarankan Jeon Yang, gadis anggota girl band VelVet. Dia mesti merahasiakan hubungannya dengan Kang Woon, personel CESC, boy band …
Kadang untuk menjadi seorang hero, kita harus terlebih dahulu melewati tahap seorang zero. Hanya orang-orang kuatlah yang dapat melewati semua ujian dalam hidupnya
Hidup dengan makhluk berotak kelewat ribet dan mulut kelewat cerdas seperti Petrama Kuncoro membuat Resiana Cristaya harus memutar otaknya yang tak seberapa untuk bisa mengimbangi keruwetan Petra. …
“Kenal kamu adalah kesalahan terbesar aku, Ka! Kalau tau akhirnya akan kayak gini, aku akan minta ke Tuhan supaya kita gak usah dipertemukan.”
Ke mana wajah kita memandang, di sanalah tempat kita pulang Bukan sebatas rumah, tempat pulang adalah tempat seluruh hasrat dan harap kemanusiaan kembali. Kemana wajah kita memandang, di sana…
Buku ini adalah pengembangan rangkaian cerita “Mengembara di Rimba Gunung Hitam,” yang saya tulis dengan nama samaran Savitri dalam majalah Pramuka “Derap.” Cerita bersambung yang singkat i…
Kekasihnya berselingkuh dengan sahabatnya sendiri. Kariernya sebagai penulis terancam gagal. Kenangan buruk masa lalu terus menghantuinya. Puncaknya, dia mengalami kecelakaan yang nyaris merenggut …
Mencintai Adalah Sesuatu Yang Misterius. Kita Tidak Tahu Kapan Dan Pada Siapa Cinta Itu Tumbuh, Dan Kita Tidak Dapat Memaksakan ...